Breaking News


Kamis, 16 Jul 2026, 09:48:58 WIB, 67 View keraban, Kategori : Berita

Lok Baintan, 15 Juli 2026 – Suasana Dermaga Desa Lok Baintan, Kabupaten Banjar, pada Rabu (15/7) menjadi lebih semarak dengan digelarnya Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Pemula yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar. Sebanyak 50 pemuda dan pemudi, yang mayoritas merupakan pedagang jukung di Pasar Terapung Lok Baintan, mengikuti pelatihan bertema "Cara Memberikan Pelayanan yang Baik Melalui Komunikasi kepada Pelanggan."

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda pelaku usaha lokal yang selama ini menjadi wajah keramahan Pasar Terapung Lok Baintan, salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Banjar.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar, Irwan Jaya. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pedagang di Pasar Terapung tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai duta pariwisata yang berinteraksi langsung dengan wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

"Pasar Terapung Lok Baintan memiliki daya tarik yang luar biasa. Karena itu, selain menjual produk yang berkualitas, para pedagang juga perlu memberikan pelayanan yang ramah, santun, dan komunikatif. Pengalaman yang baik akan membuat wisatawan ingin kembali berkunjung dan merekomendasikan Lok Baintan kepada orang lain," ujarnya.

Sebagai narasumber, Normalina dari BPSDM Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan materi mengenai Public Marketing, dengan fokus pada strategi membangun hubungan yang baik dengan pelanggan melalui komunikasi yang efektif dan pelayanan prima.

Menurutnya, keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada barang dagangan yang dijual, tetapi juga pada cara pelaku usaha melayani konsumennya. Senyum yang tulus, sapaan yang hangat, kemampuan mendengarkan kebutuhan pelanggan, hingga kesantunan dalam berkomunikasi merupakan modal penting dalam membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan.

"Pelayanan yang baik adalah investasi jangka panjang. Ketika pelanggan merasa dihargai, mereka tidak hanya akan kembali berbelanja, tetapi juga menjadi media promosi yang paling efektif melalui cerita dan pengalaman yang mereka bagikan kepada orang lain," jelas Normalina.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Berbagai pengalaman mereka sebagai pedagang jukung menjadi bahan diskusi yang menarik, terutama mengenai cara menghadapi wisatawan dengan karakter yang beragam, membangun komunikasi yang positif, serta menciptakan pengalaman berbelanja yang menyenangkan di atas jukung.

Melalui pelatihan ini, Disbudporapar Kabupaten Banjar berharap para pemuda pedagang jukung mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat citra Pasar Terapung Lok Baintan sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keunikan budaya sungai, tetapi juga keramahan masyarakatnya.

Dengan pelayanan yang semakin profesional, para pedagang muda diharapkan dapat meningkatkan pendapatan usahanya, memperluas jaringan pelanggan, serta ikut menjaga keberlangsungan warisan budaya pasar terapung sebagai salah satu ikon kebanggaan Kabupaten Banjar. (SYD).




Disbudporapar Banjar Cetak Agen Perubahan Lewat Duta Pepelingasih
Kamis, 16 Jul 2026, 10:15:20 WIB, Dibaca : 64 Kali
Dari Pasar Terapung ke Pelayanan Berkelas, Pemuda Pedagang Jukung Lok Baintan Asah Kemampuan Melayani Pelanggan
Kamis, 16 Jul 2026, 09:48:58 WIB, Dibaca : 67 Kali
Pendaftaran Pelatihan Musik Panting Dibuka, Pemkab Banjar Dorong Pemuda Lestarikan Seni Tradisional
Kamis, 16 Jul 2026, 09:50:23 WIB, Dibaca : 11 Kali

Tuliskan Komentar